Rabu, 30 Mei 2012

Tentang Go Green

sumber: Google

Tahun 2012 ini adalah tahun ke empat dimana Indonesia berpartisipasi event Earth Hour dengan tema: "Ini Aksiku Mana Aksimu".

Untuk di Jakarta, terdapat lima ikon yang mematikan lampunya sebagai dukungan kampanye Earth Hour. Lima ikon Jakarta itu yakni gedung balaikota Provinsi DKI Jakarta, Monas dan air mancurnya, air mancur  patung Arjuna Wijaya di depan Kementerian Pariwisata dan Perekonomian Kreatif, air mancur Bundaran Hotel Indonesia, dan Patung Pemuda di kawasan Senayan. Gubernur DKI Jakarta, Foke, menyatakan kampanye Earth Hour merupakan upaya untuk mengubah perilaku masyarakat lebih menghemat energi. Yang tadinya 7 kota, tahun ini bertambah menjadi 26 kota di seluruh Indonesia.

Dukungan juga dilakukan oleh salah satu mall di kawasan Jakarta Barat dengan mengadakan Flash Mob sebagai penyambutan terhadap kampanye Global EARTH HOUR CAMPAIGN 60+. Dengan sosialisasi seperti ini diharapkan gaya hidup masyarakat yang modern dapat disesuaikan dengan gaya hidup ramah lingkungan.  Flash Mob yang dipimpin oleh Irwin Jackson (presiden komunitas Michael Jackson Indonesia) dengan lagu yang berjudul "Earth Song" ini mempunyai tujuan yaitu agar masyarakat menghentikan pengrusakan bumi dan bahwa memperbaiki bumi bukanlah tugas pemerintah, organisasi, atau kelompok tertentu, melainkan kita sendiri.

Dan tahun ini pula, Go Green Indonesia mendapatkan kesempatan untuk diwawancara oleh Koran Jakarta (31/03/12)  mengenai Earth Hour. Hal kecil yang sampai sekarang ini kami bisa lakukan adalah terus mengajak keluarga, teman-teman, dan keluarga untuk berpartisipasi dalam event Earth Hour.

"Seharusnya Earth Hour ini sudah menjadi lifestyle, tidak hanyak satu jam dalam setahun. Masyarakat yang mengetahui seharusnya lebih peduli lagi. Ditambah lagi sudah banyak perusahaan-perusahaan yang mengambil tema go green dalam produknya. Sehingga secara sadar atau tidak, masyarakat sudah tau adanya kampanye global warming ini. Jangan berhenti dengan gerakan yang sudah ada, karena dengan banyaknya komunitas go green seperti ini otomatis akan memberi motivasi kepada orang lain untuk bersama-sama menjaga bumi". -Go Green Indonesia.

Koran Jakarta, 31/03/12

Go Green SHARE

Artikel yang ditampilkan bukan hanya bersangkutan dengan Gerakan Penghijauan Indonesia. Tetapi, menurut saya, semua orang boleh berbagi. Sharing semua kisah-kisah yang merekan punya. Tentang apa saja yang ingin kalian ketahui.Blog ini bisa dinilai mengenai apa saja. Artikel - artikel yang disediakan telah saya pilih denan selektif agar anda nyaman . Copy saja berbagai macam artikel tentang gerakan penghijauan indonesia. Terimakasih, Salam Go Green Indonesia .

Jumat, 25 Mei 2012

Gerakan penghijauan di Indonesia


Badan Lingkungan Hidup Daerah (BLHD) Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) melaksanakan program “Bank Pohon” untuk mengkampanyekan perlindungan dan pelestarian lingkungan sebagai gerakan penghijauan berbasis masyarakat.
“Program “Bank Pohon” baru ada di NTT, khusus di BLHD yang dilakukan secara periodik sejak tahun 2009 hingga saat ini. Kegiatan ini dilakukan dengan harapan dapat tersedianya permintaan bibit atau anakan pohon dari masyarakat secara bertahap,” kata Kepala Badan Lingkungan Hidup Daerah (BLHD) Propinsi Nusa Tenggara Timur, Alexander Oematan saat ditemui, di Kupang,Jumat.
Ia mengungkapkan kegiatan itu dapat dimanfaatkan masyarakat untuk memulihkan lingkungan di sekitar tempat tinggal.
“Bibit dan anakan pohon tersebut diberikan secara cuma-cuma kepada masyarakat tanpa biaya apapun. Karena kalau masyarakat disuruh untuk membeli pasti tidak ada yang mau,” tegasnya.
Untuk memperolehnya, kata dia masyarakat atau kelompok masyarakat dapat mengambilnya langsung dilokasi “Bank Pohon” di Kantor BLHD NTT.
Ia mengatakan program bank pohon pada tahun 2009 memperoleh anggaran sebanyak Rp.100 juta lebih dari APBD Propinsi NTT. Dan tahun 2011 memperoleh dana sebanyak Rp.90 juta lebih
“Kendati dana terbatas,namun dapat mendukung tersedianya kebutuhan permintaan anakan dan bibit pohon secara bertahap dalam rangka penghijauan dan penanaman pada lahan kritis di NTT,”kata Aleks.
Dikatakannya,dana itu untuk pengadaan bibit,media (plastik),tanah dan pupuk.
“Pada umur tiga sampai empat bulan anakan atau bibit tersebut sudah bisa disalurkan kepada masyarakat,” ujarnya.
Bank pohon BLHD NTT menurut Alex Oematan merupakan wadah perhimpunan masyarakat yang memiliki kepedulian lingkungan.
“Pemerintah berpartisipasi dalam menyediakan dan mengembangkan bibit unggul bagi kebutuhan masyarkat yang berupaya melestarikan lingkungan,”jelasnya.
Selama ini,kata dia banyak masyarakat,organisasi masyarakat dan pihak swasta berpartisipasi untuk mendukung kegiatan tersebut.
“Pemerintah Pusat mencanangkan Bank Pohon untuk pemenuhan emisi 26 persen sampai tahun 2020. Dan Pemerintah Daerah diberi tugas untuk memotivasi masyarakat menanam pohon,” kata Alex Oematan.
Ia menyebutkan di Bank Pohon tersedia berbagai jenis tanaman seperti mahoni, cendana, nangka, mangga, angsana dan nimba.
“Juga tanaman mahkota dewa yang paling diminati oleh masyarakat,” sebutnya.
Menurut Aleks Oematan dengan adanya Bank Pohon yang permanen dalam waktu panjang dapat membangun kebun rakyat dan hutan buatan di NTT yang berkualitas serta produktivitasnya yang jauh lebih tinggi.Karena terbentuk dari bibit yang teruji dan berkualitas.
“Selain itu pemanasan global dan polusi udara dapat diantisipasi melalui lingkungan yang hijau, asri, dan lestari,” ujarnya.

Mari Bergabung

Di manapun anda berada, bergabunglah di forum ini. Saya mempunyai niat yang kuat dalam membuat blog ini. jadi, saya harap, anda semua juga begitu. Dapat merubah negeri ini menjadi green yang kita inginkan. maju terus indonesia dan gerakan GO GREEN nya.

Go Green

Indonesia punya banyak tempat GREEN HOUSE. Ingin di kembangkan ? mengapa tidak ? jadilah member blog ini, dan baca semua artikel bermanfaat bagi anda